Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka Secara Online
Penerimaan Polri 2026 resmi dibuka mulai 9 hingga 30 Maret 2026 melalui portal resmi https://penerimaan.polri.go.id/. Pendaftaran terpadu ini mencakup jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, dan Tamtama Polri. Calon peserta wajib melakukan registrasi secara online untuk mendapatkan nomor registrasi sebelum melakukan verifikasi berkas di Polres atau Polda setempat. Panitia mengimbau peserta agar rutin memantau situs resmi karena seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Polri menegaskan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam setiap tahapan seleksi.
Jadwal, Jalur Pendidikan, dan SIPSS 2026
Panitia menetapkan jadwal pendaftaran serentak untuk Akpol, Bintara, dan Tamtama pada 9–30 Maret 2026. Selain itu, jalur SIPSS 2026 (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) sudah dibuka lebih awal sejak 15 Januari 2026 bagi lulusan D4, S1, dan S2. Jalur pendidikan yang tersedia meliputi Akpol untuk calon perwira, Bintara sebagai tulang punggung kepolisian, serta Tamtama untuk fungsi teknis operasional. Setiap jalur memiliki standar seleksi ketat, sehingga peserta harus mempersiapkan diri secara maksimal sejak awal pendaftaran.
Syarat Umum dan Persyaratan Usia
Peserta Penerimaan Polri 2026 wajib memenuhi sejumlah syarat umum. Calon harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dipidana, serta memiliki integritas tinggi. Untuk lulusan SMA/sederajat, usia minimal 17 tahun 6 bulan dan maksimal 21 tahun saat pembukaan pendidikan. Peserta juga harus memastikan data identitas pada KTP, ijazah, dan akta kelahiran sinkron agar tidak mengalami kendala saat verifikasi administrasi.
Tahapan Seleksi dan Dokumen Wajib
Panitia menerapkan tahapan seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, tes kesehatan tahap I dan II, tes psikologi, tes akademik, tes jasmani (samapta), hingga sidang kelulusan akhir. Peserta wajib membawa dokumen penting seperti ijazah asli dan fotokopi dari SD hingga pendidikan terakhir, akta kelahiran, Kartu Keluarga, SKCK aktif, pas foto latar merah, serta surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah. Peserta sebaiknya segera melakukan verifikasi lebih awal di Polres agar memiliki waktu cukup jika ada kekurangan berkas sebelum penutupan 30 Maret 2026.
Rincian Kuota Penerimaan Polri 2026
Kuota Penerimaan Polri 2026 diperkirakan mencapai sekitar 10.800 formasi. Rinciannya meliputi Akpol sebanyak 300 orang, SIPSS 200 orang, ASN 750 orang, Bintara 8.050 orang, dan Tamtama 1.500 orang. Khusus Bintara, formasi terbagi menjadi 5.150 Bintara PTU (4.500 Polki dan 650 Polwan) serta 2.900 Bintara Brimob. Jalur Bintara menjadi favorit karena kuotanya paling besar, tetapi persaingan tetap ketat. Oleh sebab itu, calon peserta harus menyiapkan fisik, mental, dan kemampuan akademik sejak sekarang agar mampu bersaing secara maksimal.
👁 5301 kali
👁 818 kali
👁 7612 kali
👁 2225 kali
👁️ Dilihat 20 kali





