Duel Panas Persib Bandung vs Persik di GBLA
Laga Persib Bandung vs Persik pada lanjutan Super League 2025/2026 berlangsung sengit sejak menit awal. Pertandingan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin (9/3/2026) malam WIB. Ribuan Bobotoh memadati stadion dan langsung memberi tekanan mental kepada tim tamu. Persib tampil agresif dengan skema menyerang sejak awal laga, sementara Persik mencoba bermain disiplin dan menunggu peluang lewat serangan balik cepat.
Wasit memimpin pertandingan dengan cukup tegas. Sepanjang laga, ia mengeluarkan satu kartu kuning untuk Persib dan empat kartu kuning untuk Persik akibat pelanggaran keras yang terjadi di lini tengah. Intensitas tinggi membuat duel ini semakin panas dan penuh tensi.
Gol Tom Haye Buka Keunggulan Lewat Titik Putih
Persib membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Tom Haye. Penalti diberikan setelah bek Persik melakukan handball di kotak terlarang. Haye mengarahkan bola ke sisi kanan gawang dan mengecoh kiper Persik. Gol ini membuat Persib semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan lawan.
Persik berusaha membalas dengan meningkatkan tempo permainan. Namun lini belakang Persib tampil solid dan disiplin dalam menghalau setiap serangan. Hingga babak pertama mendekati akhir, Persib tetap mendominasi penguasaan bola.
Andrew Jung Menggila, Dua Gol Pastikan Kemenangan
Menjelang turun minum, Persib kembali mendapatkan penalti pada menit ke-40. Andrew Jung maju sebagai algojo dan sukses menaklukkan kiper Persik. Skor berubah menjadi 2-0 dan menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman bagi tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-53, Andrew Jung kembali mencetak gol lewat skema open play. Ia memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-0 sekaligus memperpanjang rekor ‘gila’ Persib di kandang.
Susunan Pemain dan Strategi Kedua Tim
Persib menurunkan formasi menyerang 4-3-3 dengan starter utama di lini depan yang diisi Andrew Jung sebagai ujung tombak. Tom Haye mengatur tempo permainan di lini tengah bersama dua gelandang pekerja keras. Pelatih Persib menginstruksikan pressing tinggi sejak menit awal untuk memaksa Persik melakukan kesalahan.
Sementara itu, Persik memilih formasi 4-2-3-1 dengan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik. Namun tekanan konsisten dari Persib membuat lini tengah Persik kesulitan mengembangkan permainan. Empat kartu kuning yang diterima Persik menunjukkan betapa mereka kerepotan menghadapi agresivitas tuan rumah.
👁 5310 kali
👁 3768 kali
👁 819 kali
👁 2225 kali
👁️ Dilihat 19 kali





