Juventus vs Galatasaray Berakhir Pahit Meski Menang
Laga Juventus vs Galatasaray di babak playoff fase gugur Liga Champions menghadirkan drama luar biasa. Bermain di kandang sendiri, Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, Juventus sebenarnya mampu meraih kemenangan 3-2. Namun hasil tersebut belum cukup untuk menyelamatkan langkah mereka ke babak 16 besar karena kalah agregat 5-7 dari wakil Turki tersebut.
Tim tuan rumah tampil agresif sejak awal laga. Mereka berusaha menebus kekalahan telak 2-5 pada leg pertama. Dukungan publik Turin membuat para pemain tampil penuh determinasi dan percaya diri.
Gol Locatelli hingga McKennie Bawa Harapan
Juventus membuka keunggulan lewat penalti Manuel Locatelli pada menit ke-37. Gol tersebut memantik semangat para pemain untuk terus menekan pertahanan Galatasaray. Memasuki babak kedua, Federico Gatti menggandakan skor pada menit ke-70 setelah memaksimalkan umpan Pierre Kalulu.
Tekanan berlanjut hingga Weston McKennie mencetak gol ketiga pada menit ke-82 berkat assist Teun Koopmeiners. Keunggulan 3-0 membuat agregat menjadi imbang 5-5 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Situasi ini sempat membangkitkan optimisme publik tuan rumah.
Kartu Merah dan Momentum yang Berubah
Petaka datang ketika Lloyd Kelly menerima kartu merah pada menit ke-48. Bermain dengan 10 orang membuat Juventus kehilangan keseimbangan, terutama saat laga memasuki extra time. Intensitas permainan mereka menurun dan lini belakang mulai kehilangan fokus.
Galatasaray memanfaatkan situasi tersebut dengan efektif. Mereka meningkatkan tempo serangan dan menekan pertahanan Juventus yang mulai kelelahan.
Osimhen dan Yilmaz Jadi Penentu
Pada babak tambahan, Victor Osimhen mencetak gol krusial pada menit 105+1 yang mengubah arah pertandingan. Gol itu membuat mental pemain Juventus goyah. Menjelang akhir laga, Baris Yilmaz menambah gol pada menit ke-119 untuk memastikan kemenangan agregat 7-5 bagi Galatasaray.
Kemenangan ini memastikan Galatasaray melangkah ke babak 16 besar Liga Champions. Sementara itu, reaksi keras datang dari bek senior Juventus, Giorgio Chiellini, yang mengakui timnya kehilangan fokus di momen krusial.
5 Fakta Menarik Duel di Allianz Stadium
Pertama, Juventus menjadi tim pertama yang menang tiga gol namun tetap gagal lolos karena agregat. Kedua, laga berlangsung di Allianz Stadium dengan atmosfer penuh tekanan. Ketiga, kartu merah menjadi titik balik pertandingan. Keempat, Victor Osimhen kembali menunjukkan ketajamannya di fase gugur. Kelima, hasil ini menegaskan mental tangguh Galatasaray di kompetisi Eropa.
Hasil Juventus vs Galatasaray ini menutup perjalanan Bianconeri di Liga Champions musim ini. Meski menang di leg kedua, mereka harus menerima kenyataan pahit tersingkir secara dramatis dari panggung Eropa.
👁 5325 kali
👁 3774 kali
Marci MultiverseBag | Handbag | Dufflebag | Clutchbag | Slingbag | Shoulderbag | Waistbag | Chestbag
👁 1783 kali
👁 822 kali
👁️ Dilihat 15 kali





